Minggu, 27 Maret 2011

Menangislah karena Takut Pada Nya

Rasulullah S.A.W telah bersabda, "Bahwa tidak akan masuk neraka orang menangis kerana takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya."

Dalam sebuah kitab Daqa'iqul Akhbar menerangkan bahwa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat beratlah timbangan kejahatannya, dan telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka.
Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, "Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, sesiapa yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis kerana amat takut kepada-Mu."

Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka dengan berkat sehelai rambut yang pernah menangis kerana takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut."

Dalam sebuah kitab lain, Bidayatul-Hidayah, diceritakan bahwa pada hari kiamat nanti, akan didatangkan neraka jahanam dengan mengeluarkan suaranya, suara nyalaan api yang sangat menggerunkan, semua umat menjadi berlutut kerana kesusahan menghadapinya. Allah S.W.T berfirman yang bermaksud, "Kamu lihat (pada hari itu) setiap umat berlutut (yakni merangkak pada lututnya). Tiap-tiap umat diseru kepada buku amalannya. (Dikatakan kepadanya) Pada hari ini kamu dibalasi menurut apa-apa yang telah kau kerjakan." (Surah al-Jatsiyah ayat 28)

Sebaik saja mereka menghampiri neraka, mereka mendengar kegeraman api neraka dengan nyalaan apinya, dan diterangkan dalam kitab tersebut bahwa suara nyalaan api neraka itu dapat didengar sejauh 500 tahun perjalanan. Pada waktu itu, akan berkata setiap orang hingga Nabi-nabi dengan ucapan, "Diriku, diriku (selamatkanlah diriku Ya Allah) kecuali hanya seorang nabi saja yang akan berkata, "Umatku, umatku."
Beliau ialah junjungan besar kita Nabi Muhammad S.A.W. Pada masa itu akan keluarlah api neraka jahim seperti gunung-gunung, umat Nabi Muhammad berusaha menghalanginya dengan berkata, "Wahai api! Demi hak orang-orang yang solat, demi hak orang-orang yang ahli sedekah, demi hak orang-orang yang khusyuk, demi hak orang-orang yang berpuasa, supaya engkau kembali."

Walaupun dikata demikian, api neraka itu tetap tidak mahu kembali, lalu malaikat Jibril berkata, "Sesungguhnya api neraka itu menuju kepada umat Muhammad S.A.W"
Kemudian Jibril membawa semangkuk air dan Rasulullah meraihnya. Berkata Jibril A.S. "Wahai Rasulullah, ambillah air ini dan siramkanlah kepadanya." Lalu Baginda mengambil dan menyiramkannya pada api itu, maka padamlah api itu.
Setelah itu Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada Jibril A.S. "Wahai Jibril, Apakah air itu?" Maka Jibril berkata, "Itulah air mata orang derhaka di kalangan umatmu yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T. Sekarang aku diperintahkan untuk memberikannya kepadamu agar engkau menyiramkan pada api itu." Maka padamlah api itu dengan izin Allah S.W.T.

Telah bersabda Rasulullah S.A.W, " Ya Allah anugerahilah kepada kami dua buah mata yang menangis kerana takut kepada-Mu, sebelum tidak ditemunya air mata."

-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Copas dari tetangga ^^ heheh
"just for share..semoga bermanfaat"

Senin, 28 Februari 2011

IMAM MAHDI ...??

Imam Mahdī (Arab الإمام المهدي, Muhammad al-Mahdī, Mehdi; "Seseorang yang memandu") adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.
Hal ini diterangkan dalam sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh Thabrani.
Telah bersabda Rasulullah SAW:

Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani)

Hadist lain yang menerangkan tentang kedatangan Imam Mahdi adalah sebagai berikut:

Etimologi
Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna "Pemimpin yang telah diberi petunjuk". Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti "pemimpin", sedangkan Mahdi berarti "orang yang mendapat petunjuk".
Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadist di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Ciri-ciri Imam Mahdi

Tidak ada seorang pun dimuka bumi ini yang mengetahui tentang Imam Mahdi dan ciri-cirinya , kecuali Rasulullah, karena Rasululah dibimbing oleh wahyu. Oleh karena itu bagi kita sebaik-baiknya tempat untuk merujuk tentang perkara ini adalah apa yang baginda Rasulullah katakan dalam hadist-hadistnya sebagai berikut:
Telah bersabda Rasulullah SAW:

Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim)

Kemunculan Imam Mahdi

Kemunculan Imam Mahdi bukan karena kemauan Imam Mahdi itu sendiri melainkan karena takdir Allah yang pasti berlaku. Bahkan Imam Mahdi sendiri tidak menyadari bahwa dirinya adalah Imam Mahdi melainkan setelah Allah SWT mengislahkannya dalam suatu malam, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadist berikut:

Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Kemunculan Imam Mahdi akan di dahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadist berikut:
Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata:

Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, 'Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?' Rasulullah SAW menjawab, 'Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Ka'bah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka'bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.' Kemudian kami bertanya, 'Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?' Beliau menjawab, 'Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing. (HR. Bukhary, Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (Ka'bah), maka diutuslah suatu utusan (oleh penguasa) untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu gurun pasir, maka mereka terbenam ditelan bumi. (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Suatu kaum yang mempunyai jumlah dan kekuatan yang tidak berarti akan kembali ke Baitullah. Lalu diutuslah (oleh penguasa) sekelompok tentara untuk mengejar mereka, sehingga apabila mereka telah sampai pada suatu padang pasir, maka mereka ditelan bumi. (HR. Muslim)

Telah bersabda Rasullah SAW:

Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. (HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka'bah. (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Telah bersabda Rasulullah SAW:

Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam ke Baitullah (Ka'bah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka. (HR. Ahmad)

Kepemimpinan Imam Mahdi

Dalam hadist yang disebutkan di atas Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezaliman, hingga satu demi satu kedzaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya.
Kemenangan demi kemenangan yang diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka raja kezaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi serta pengikutnya.
Kekuasaan dan kehebatan Dajjal bukanlah lawan tanding Imam Mahdi oleh karena itu sesuai dengan takdir Allah, maka Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa dari langit yang bertugas membunuh Dajjal. Imam Mahdi dan Nabi Isa akan bersama-sama memerangi Dajjal dan pengikutnya, hingga Dajjal mati ditombak oleh Nabi Isa di "Pintu Lud" dalam kompleks Al-Aqsa.

Referensi

====================================================================
sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Mahdi

Sabtu, 22 Januari 2011

ANAK CUCU IBLIS LARI KETAKUTAN

Flash back ke Bumi pada malam tahun baru 2011, sudah seharian penuh awan hitam menggantung kelam diperbukitan tanah Bali. Tak lega dengan pekatnya mendung hitam, masih diperindah oleh hentakan angin keras yg menghantam tubuh Zen dan orang orang sekelilingnya di atas tebing curam yang menghadap samudra lepas. Keras sekali perjuangan untuk bisa berjalan tegak sambil menyelamatkan semua barang ke dalam rumah. December tahun ini menjadi saksi kelanjutan scenario global dari shang Maha Pemberi Bahaya ( AD-Dhaar ) di zamrud katulitiwa belahan timur.

Sekejab Zen merasakan Sekelebat bayangan hitam tiba tiba mengelilingi tubuhnya yg sedang berjalan sambil membungkuk menahan angin. Dalam A’in Al- Basyirah ( pengelihatan mata batin ) terlihat pengejahwantahan Shang Maha Menyesatkan ( Al- Mudhill ) dalam wujud yg mengerikan diluar batas imaginasi manusia. Dikelilingi oleh batang pohon kelapa yg meliuk liuk karena hentakan angin, sosok mengerikan itu menyeringai sambil mengulurkan tangan. Entah apa yg dirasakan/ di alami oleh zen bisa terlihat atau tidak oleh orang- orang sekelilingnya namun saat itu tiada pilihan lain kecuali menerima bantuan uluran tangan sosok yg mengerikan tersebut.

Dalam Al I’ma ( bahasa batin ) sosok yg ternyata Jin ( anak cucu Iblis ) itu memperkernalkan diri dengan nama Dalcux…semua rasa bercampur aduk dalam benak Zen namun dia memberanikan diri bertanya
“ Lapo ? / Why dirimu repot repot menolong aku yg bukan dari kaum se golongan mu ? “
Lagi lagi sambil menyeringai si Dalcux menjawab “ kamu memang bukan dari Kaum Jin seperti aku namun aku suka dan nyakin : engkaulah sahabat terbaik ku dineraka nanti “.
Grobyaak..!! zen tesentak dan terjatuk menimpa meja kayu dilobby rumah mewah itu.
Tanpa perduli dengan orang orang sekitarnya, kembali zen bertanya pada Dalcux : “
“ WHY me / opo’o kog aku kamu anggap sahabat terbaik mu ?
kenalan aja baru sekarang, pekik ? zen “
Dalam Pandangan orang sekeliling zen yg mereka lihat hanyalah sosok zen yg termangu mangu sendirian dan tiba tiba terjatuh ke belakang. Sekali lagi dengan menyeringai si Dalcux dengan santainya menjawab :
“ karena aku sangat menyukai kelakuanmu, zen.! “
Tanpa menunggu lagi, kembali si zen bertanya sambil mencoba untuk mulai berdiri lagi : “ yaa..Tapi apa yg membuat kamu suka dengan kelakuanku “ ?
“ jangan jangan kamu Jin Perempuan ya? “
Kembali seringai Dalcux mengambang sambil ber ujar :
“ bukan bukan karena itu tapi, karena ente bukan “ Bahlull,.ente bukan golongan Kismin atau Madesu dan ente Bukan Kecebong Amis” !
Belum sempat si Dalcux menyelesaikan penjelasannya, kembali Zen memburu dgn pertanyaan yg sama:
“ yaa..Tapi apa yg membuat kamu suka dengan kelakuanku “ ? kan bukan aku saja yg seperti itu ? “
Dengan sangat bersemangat kembali si Dalcux ber ujar :
“ Inilah yg aku juga suka dari dirimu Zen !” orangnya terlalu banyak bertanya dan tidak sabaran tanpa mau berfikir lebih dahulu sebelum bertanya “. “ Disamping itu yg paling utama aku ingin menjadi sahabatmu adalah ; karena komitmentmu terhadap sikap yg sudah diambil oleh nenk moyangku IBLIS .
Yaitu, engkau :
1.      sombong karena dalam hati kecilmu , engkau merasa lebih baik dari kaum mu sendiri apalagi kaum lain. “ bukankah itu wujud dari kesamaan sifat IBLIS dgn mu ?
2.      hobi mempergunakan kepintaranmu untuk membodohi orang lain.
3.      suka sekali mempergunakan ilmu agama untuk pamrih pribadimu
4.      sejatinya sangat menikmati pekerjaanmu dalam menyesatkan orang lain ?
5.      yg tadi sejak sebelum subuh sudah aku ikuti dan ternyata tepat seperti dugaanku bahwa engkau tidak melaksanakan kewajiban sembahyang Subuh, right ?
“ bukankah itu semua wujud dari kesamaan sifat IBLIS dgn mu ?
( MENGINGKARI/ MEMBANGKANG PERINTAH TUHAN  ATAU )
Dari kelima hal diatas aku melihat dan merasakan bahwa engkau adalah sahabatku yg sudah lama aku nanti nantikan karena jarang ada orang yg punya ke 5 komitment seperti sudah aku jelaskan diatas, ….seperti kamu.
Sejenak sang dalcux terdiam dan menunggu reaksi sesaat dari zen, namun yg didapat adalah sebaliknya…bukan seorang zen yg lari terbirit birit atau marah atau tersinggung atau terhina. Malah sebaliknya, Dalcux menjadi terperanjat karena dengan bergegas Zen berdiri dan menghampiri dalcux sambil mengulurkan tangannya :
“ tidak aku duga tidak aku sangka ternyata ada bangsa JIN yg mental dan ,kelakuannya seperti aku, “
dengan bangganya Zen mengulurkan tangannya untuk berjabat dengan Dalcux . Beranjak dari situlah dua makhluk menjadi sahabat dunia akherat
Sesaat kemudian dzan Duhur berkumandang didaerah sekitar perbukitan, seperti pada saat subuh. Zen sangat active dan asyik melakukan pekerjaannya,
Dalcux ( anak cucu IBLIS ) mulai terdiam…..
Kemudian kejadian serupa pun terulang kembali saat selesai Azan Ashar, Zen masih Larut dengan kenikmatan dunia
Dalcux ( anak cucu IBLIS ) mulai menelan ludah sambil mengeryitkan dahinya…..
Fajar mulai menyingsing menuju peraduannya, sayup sayup suara azan Magrib pun menghilang seiring dengan semakin tenggelamnya zen dgn Facebook nya
Dalcux ( anak cucu IBLIS ) dengan bahasa tubuh yg melihat kekiri dan kekanan…..mulai gelisah … senyumnya sudah mulai berubah menjadi kecut. dari warna wajahnya nampak bahwa ia seolah olah  sedang mengingat2 sesuatu.
Dan akhrnya ketika disaksikan oleh mata Kepala Dalcux  sendiri bahwa sahabatnya : zen juga tidak beranjak mengerjakan sembahyang Isha’ maka seketika itu juga Dalcux berubah menjadi sangat panik. Ia rupanya tidak bisa menahan diri lagi.
Dihampirinya zen, sahabat manusianya sambil berkata dengan penuh ketakutan,
“Wahai sobatku Zen ,
aku dengan sangat terpaksa harus memutuskan tali persahabatan kita!” sekarang Juga..!”
Dengan penuh rasa keheranan, zen memberanikan diri untuk bertanya ,
“ Wahai Sahabatku Dalcux, …..Kenapa engkau ingkar janji? “
Bukankah baru barang tadi pagi kita sudah berjanji akan menjadi sahabat yg paling Sejati dan Haqiqi?”
“Aku takut!”, jawab si Dalcux dengan suara gemetar.
“Nenek moyangku saja, dulu …………………hanya sekali SAJA : membangkang pada PERINTAH - NYA,
yaitu saat menolak disuruh ’sujud’ pada Adam, kemudian telah dilaknat oleh-Nya.
“ Apalagi engkau,……. yg pada hari ini saja sudah kusaksikan :   telah LIMA KALI
membangkang untuk bersujud pada-Nya (TIDAK SHALAT 5 WAKTU). “
Tidak terbayangkan olehku :
“ bagaimana besarnya murka Allah kepadamu..????!”,
kata Dalcux sambil pergi berlari.

by : Zen Geofron

Senin, 27 Desember 2010

Inilah Rahasia Keajaiban Air

“Hal Jazaaul Ihsaan Illal Ihsaan”
(“Tiada Balasan kebaikan melainkan kebaikan juga…”), “Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (Q.S. Al Anbiya:30)       

30. Dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?


Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Em oto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5oC di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah.

Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis,
Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu.

Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit.

Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.

Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah.

Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.

Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh.

Subhanallah … Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.
Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air.Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air.

Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar.
Tetapi kita belum melakukan zikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan AlQuran dan hadis.
Wallahu a’lam …

GERAKAN SHALAT BERMANFAAT UNTUK KESEHATAN TUBUH


Quantcast
Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, 
tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. 
Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis pnyakit.
 
Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, 
khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, 
tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. 
Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya 
oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa 
untuk kesehatan diri dan pasien mereka.

Begitu pula dengan shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yang paling tepat 
untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun 
mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya:

Takbiratul Ihram
Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar tlinga, lalu melipatnya di depan perut 
atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, 
getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak m
emungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, 
otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancer. 
Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. 
Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

Ruku’
Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga 
bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. 
Posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga 
kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga 
tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, 
maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. 
Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. 
Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.

I’tidal
Bangun dari ruku’, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga. 
tidal merupakan variasi dari postur setelah ruku’ dan sebelum sujud. 
Gerakan ini bermanfaat sebagai latihan yang baik bagi organ-organ pencernaan. 
Pada saat I’tidal dilakukan, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami
pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Tentu memberi efek melancarkan pencernaan.


Sujud
Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai. 
Posisi sujud berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak. 
Posis jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. 
Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, 
sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ninah, tidak tergesa-gesa agar darah 
mencukupi kapasitasnya di otak. Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. 
Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi 
kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.


Duduk di antara sujud
Duduk setelah sujud terdiri dari dua macam yaitu iftirosy (tahiyat awal) 
dan tawarru’ (tahiyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki. pada saat iftirosy, 
tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. 
Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan 
penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarru’ sangat baik bagi pria 
sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) 
dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu
mencegah impotensi.
Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarru’ menyebabkan 
eluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. 
Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan
organ-organ gerak kita.


Salam
Gerakan memutar kepala ke kanan dank e kiri secara maksimal. 
Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher 
dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala 
serta menjaga kekencangan kulit wajah.





Gerakan sujud tergolong unik. Sujud memiliki falsafah bahwa 
manusia meneundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah 
dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi 
(ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) 
yang di dalami Prof. Soleh, gerakan ini mengantarkan manusia pada derajat 
setinggi-tingginya.
 
Mengapa?
Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak 
terlatih untuk menerima banyak pasokan oksigen. Pada saat sujud, posisi jantung berada 
di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. 
Artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya.
Dengan kata lain, sujud yang tuma’ninah dan kontinu dapat memicu peningkatan
kecerdasan seseorang.

Setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal. 
Darah tidk akan memasuki urat saraf di dalam otak melainkan ketika seseorang sujud dalam shalat. 
Urat saraf tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini berarti, 
darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikuti waktu shalat, 
sebagaimana yang telah diwajibkan dalam Islam.

Riset di atas telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. 
Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan 
diri masuk Islam setelah diamdiam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud. 
Di samping itu, gerakan-gerakan dalam shalat sekilas mirip gerakan yoga ataupun 
peregangan (stretching). Intinya, berguna untuk melenturkan tubuh 
dan melancarkan peredaran darah.

Keunggulan shalat dibandingkan gerakan lainnya adalah di dalam shalat kita lebih banyak 
menggerakkan anggota tubuh, termasuk jari-jari kaki dan tangan.

Sujud adalah latihan kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada. 
Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. 
Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggan wanita. 
Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki 
fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

Masih dalam posisi sujud, manfaat lain yang bisa dinikmati kaum hawa 
adalah otot-otot perut (rectus abdominis dan obliqus abdominis externus) 
berkontraksi penuh saat pinggul serta pinggang terangkat melampaui kepala dan dada. 
Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam 
dan lebih lama yang membantu dalam proses persalinan. 
 Karena di dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan 
kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila otot perut telah berkembang 
menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami, 
otot ini justru menjadi elastis. 

Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan 
dan mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

Setelah melakukan sujud, kita melakukan gerakan duduk.
Dalam shalat terdapat dua jenis duduk: iftirosy (tahiyat awal) dan tawaru’ (tahiyat akhir). 
Hal terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. 
Bagi wanita, di daerah ini terdapat tiga liang yaitu liang persenggamaan, 
dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih. 

Saat tawarru’, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. 
Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan 
tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri 
akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki 
organ reproduksi di daerah perineum. 

Pada dasarnya, seluruh gerakan shalat bertujuan meremajakan tubuh. 
Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, 
maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung dengan lancar. 
Alhasil, tubuh senantiasa bugar. 

Menuru penelitian Prof. Dr. Muhammad Soleh dalam desertasinya
yang berjudul “Pengaruh Shalat Tahajud terhadap Peningkatan Perubahan 
Respon Ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu Pendekatan Neuroimunologi” 
dengan desertasi itu, Soleh berhasil meraih gelar doctor dalam bidang 
ilmu kedokteran pada program pasca sarjana Universitas Surabaya yang 
dipertahankannya beberapa waktu lalu.

Shalat tahajud ternyata bukan hanya sekedar shalat tambahan (sunah muakkad), 
tetapi jika dilakukan secara rutin dan ikhlas akan bisa mengatasi penyakit kanker. 
Secara medis, shalat tahajud mampu menumbuhkan respons ketahanan tubuh (imunologi) 
khususnya pada imunoglobin M, G, A, dan limfositnya yang berupa persepsi serta motivasi positif. 
Selain itu, juga dapat mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi 
masalah yang dihadapi.

Selama ini, ulama melihat ikhlas hanya sebagai persoalan mental psikis. 
Namun, sebetulnya permasalahan ini dapat dibuktikan dengan teknologi kedokteran. 
Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri dapat dibuktikan secara kuantitatif 
melalui sekresi hormon kortisol dengan parameter kondisi tubuh. 

Pada kondisi normal, jumlah kortisol pada pagi hari normalnya antra 38-690 nmol/liter. 
Sedangkan pada malam hari atau setelah pukul 24.00, jumlah ini meningkat menjadi 
69-345 nmol/liter.
“Kalau jumlah hormone kortisolnya normal, dapat diindikasikan bahwa 
orang tersebut tidak ikhlas karena merasa tertekan. 
Demikian juga sebaliknya,” ujarnya seraya menegaskan temuannya ini 
membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama Islam semata-mata
dogma atau doktrin.

Menurut Dr. Soleh, orang stress biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. 
Dengan melakukan tahajud secara rutin dan disertai perasaan ihklas serta tidak terpaksa, 
seseorang akan memiliki respon imun yang baik serta besar kemungkinan terhindar dari 
penyakit infeksi dan kanker.
Berdasarkan perhitungan medis, shalat tahajud yang demikian menyebabkan seseorang 
memiliki ketahanan tubuh yang baik.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber: Eramuslim
Publikasi 02/12/2005 09:50 WIB

Keajaiban Al Qur’an dan Ilmu Pengetahuan

   
 
Benar kiranya jika Al Qur’an disebut sebagai mukjizat.
Bagaimana tidak, ternyata ayat-ayat Al Qur’an yang diturunkan di abad ke 7 masehi 
i mana ilmu pengetahuan belum berkembang (saat itu orang mengira bumi itu rata 
dan matahari mengelilingi bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan modern 
yang baru-baru ini ditemukan oleh manusia.

Sebagai contoh ayat di bawah:
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu 
keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya.
 Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup.
Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” [Al Anbiyaa:30]

Saat itu orang tidak ada yang tahu bahwa langit dan bumi itu awalnya satu. 
ernyata ilmu pengetahuan modern seperti teori Big Bang dan teori ilmiyah lainnya 
menyatakan bahwa alam semesta (bumi dan langit) itu dulunya satu. 
Kemudian akhirnya pecah menjadi sekarang ini.

Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu 
pasti mengandung air dan juga membutuhkan air. Keberadaan air adalah satu indikasi 
adanya kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. 
Inilah satu kebenaran ayat Al Qur’an. 
Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Qur’an, 
ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.
Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.”
(Al Qur’an, 21:33)

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam,
tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:
“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya.
Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.”
(Al Qur’an, 36:38)


Langit yang mengembang (Expanding Universe)
 
Dalam Al Qur’an, yang diturunkan 14 abad silam di saat ilmu astronomi masih terbelakang, 
mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:
“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya 
Kami benar-benar meluaskannya.” (Al Qur’an, 51:47)

Menurut Al Qur’an langit diluaskan/mengembang. Dan inilah kesimpulan yang dicapai 
ilmu pengetahuan masa kini.
Menurut Stephen Hawkings dengan teori Big Bang, sejak terjadinya peristiwa Big Bang, 
alam semesta telah mengembang secara terus-menerus dengan kecepatan maha dahsyat. 
Teori lain seperti Inflationary juga berpendapat jagad raya terus berkembang. 
Para ilmuwan menyamakan peristiwa mengembangnya alam semesta 
dengan permukaan balon 
yang sedang ditiup.

Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia
ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap 
dan telah ada sejak dahulu kala tanpa permulaan. 

Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, 
mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya memiliki permulaan
, dan ia terus-menerus “mengembang”.

Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, 
dan ahli kosmologi Belgia, George Lemaitre, 
secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak 
dan mengembang. 
Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun 1929. 
Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, 
menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi. 



Gunung yang Bergerak

“Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, 
padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.” [QS 27:88]

14 abad lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak bergerak. 
Namun dalam Al Qur’an disebutkan gunung itu bergerak.
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. 
Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. 
Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, 
seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua 
pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, 
namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga
terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.
     
       
 

Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, 
yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener
dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu 
seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan 
yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.

Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian 
yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. 
Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, 
yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. 

Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara 
dan Asia, kecuali India. 
Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi 
menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak 
pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. 
Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan 
dan lautan di Bumi.
Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan 
di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, 
terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, 
dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, l
empengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua 
dan dasar lautan bersamanya. 

Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. 
Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, 
dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. 
Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar.
(Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, 
Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: 
dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung 
sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. 
(Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah “continental drift” atau 
“gerakan mengapung dari benua” untuk gerakan ini. 
(National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an 
bahwa fakta ilmiah ini,yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan,
telah dinyatakan dalam Al Qur’an.
“Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan 
Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu 
dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya.” (Al Qur’an, 15:22)



Ramalan Kemenangan Romawi atas Persia
 
“Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Romawi, di negeri yang terdekat 
dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, 
dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum 
dan sesudah (mereka menang).” (Al Qur’an, 30:1-4)

Ayat-ayat ini diturunkan kira-kira pada tahun 620 Masehi, 
hampir tujuh tahun setelah kekalahan hebat Bizantium Kristen di tangan bangsa Persia, 
ketika Bizantium kehilangan Yerusalem. 

Kemudian diriwayatkan dalam ayat ini bahwa Bizantium dalam waktu dekat menang. 
Padahal, Bizantium waktu itu telah menderita kekalahan sedemikian hebat 
hingga nampaknya mustahil baginya untuk mempertahankan keberadaannya sekalipun, 
apalagi merebut kemenangan kembali. Tidak hanya bangsa Persia,
tapi juga bangsa Avar, Slavia, dan Lombard menjadi ancaman serius 
bagi Kekaisaran Bizantium. 

Bangsa Avar telah datang hingga mencapai dinding batas Konstantinopel. 
Kaisar Bizantium, Heraklius, telah memerintahkan agar emas dan perak yang ada 
di dalam gereja dilebur dan dijadikan uang untuk membiayai pasukan perang. 

Banyak gubernur memberontak melawan Kaisar Heraklius dan dan 
Kekaisaran tersebut berada pada titik keruntuhan. Mesopotamia, Cilicia, Syria,
Palestina, Mesir dan Armenia, yang semula dikuasai oleh Bizantium, 
diserbu oleh bangsa Persia. 
 (Warren Treadgold, A History of the Byzantine State and Society,
Stanford University Press, 1997, s. 287-299.)



Diselamatkannya Jasad Fir’aun

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat 
Foto Fir'aun Ramses 2menjadi pelajaran bagi orang-orang
yang datang sesudahmu” [QS 10:92]
Maurice Bucaille dulunya adalah 
peneliti mumi Fir’aun di Mesir. 
Pada mumi Ramses II Dia menemukan 
keganjilan,yaitu kandungan garam
yang sangat tinggi pada tubuhnya.  

Dia baru kemudian menemukan jawabannya 
di Al-Quran, ternyata Ramses II ini adalah 
Firaunyang dulu ditenggelamkan oleh Allah swt ketika sedang mengejar Nabi Musa as.
Injil & Taurat hanya menyebutkan bahwa Ramses II tenggelam; 
tetapi hanya Al-Quran yang kemudian menyatakan bahwa mayatnya
diselamatkan oleh Allah swt, 
sehingga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Perhatikan bahwa Nabi Muhammad saw hidup 3000 tahun setelah
kejadian tersebut, dan tidak ada cara informasi tersebut 
(selamatnya mayat Ramses II) dapat ditemukan beliau (karena di Injil & 
Taurat pun tidak disebut). Makam Fir’aun, Piramid, yang tertimbun tanah baru ditemukan 
oleh arkeolog Giovanni Battista Belzoni tahun 1817.  
Namun Al-Quran bisa menyebutkannya karena memang firman Allah swt 
(bukan buatan Nabi Muhammad saw).



Segala Sesuatu diciptakan Berpasang-pasangan

Al Qur’an yang berulang-ulang menyebut adanya pasangan dalam alam tumbuh-tumbuhan, 
juga menyebut adanya pasangan dalam rangka yang lebih umum, 
dan dengan batas-batas yang tidak ditentukan.

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan 
semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka 
maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” [Yaa Siin 36:36]

Kita dapat mengadakan hipotesa sebanyak-banyaknya mengenai arti hal-hal yang manusia 
tidak mengetahui pada zaman Nabi Muhammad. Hal-hal yang manusia tidak mengetahui itu 
termasuk di dalamnya susunan atau fungsi yang berpasangan,baik dalam benda yang paling 
kecil atau benda yang paling besar, baik dalam benda mati atau dalam benda hidup. 

 Yang penting adalah untuk mengingat pemikiran yang dijelaskan dalam ayat itu 
secara rambang dan untuk mengetahui bahwa kita tidak menemukan pertentangan 
dengan Sains masa ini.
Meskipun gagasan tentang “pasangan” umumnya bermakna laki-laki dan perempuan, 
atau jantan dan betina, ungkapan “maupun dari apa yang tidak mereka ketahui
”dalam ayat di atas memiliki cakupan yang lebih luas.
Kini, cakupan makna lain dari ayat tersebut telah terungkap. I

lmuwan Inggris, Paul Dirac, yang menyatakan bahwa materi diciptakan 
secara berpasangan, dianugerahi Hadiah Nobel di bidang fisika pada tahun 1933. 
Penemuan ini, yang disebut “parité”, menyatakan bahwa materi berpasangan 
dengan lawan jenisnya:
anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. 
Misalnya, berbeda dengan materi, elektron anti-materi bermuatan positif, 
dan protonnya bermuatan negatif.
Fakta ini dinyatakan dalam sebuah sumber ilmiah sebagaimana berikut:

“…setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan … 
dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa 
penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum 
di setiap saat, di setiap tempat.”

Semua ini menunjukkan bahwa unsur besi tidak terbentuk di Bumi,
melainkan dibawa oleh meteor-meteor 
melalui letupan bintang-bintang di luar angkasa, dan kemudian “dikirim ke bumi”, 
persis sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. 
Jelas bahwa fakta ini tak mungkin diketahui secara ilmiah pada abad ke-7, 
di saat Al Qur’an diturunkan. 

Tulisan di atas hanyalah sebagian kecil dari keajaiban Al Qur’an yang ada 
dan ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan modern. 
Bagi yang ingin tahu lebih banyak silahkan baca buku referensi di bawah.
Jelas Al Qur’an itu benar dan tak ada keraguan di dalamnya.

”Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya;
petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]

Jika agama lain bisa punya lebih dari 4 versi kitab suci yang berbeda
satu dengan lainnya, maka Al Qur’an hanya ada satu dan tak ada 
pertentangan di dalamnya:
”Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? 
Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, 
tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak 
di dalamnya.” [An Nisaa’:82]

Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang bisa dihafal jutaan manusia 
(Hafidz/penghafal Al Qur’an) sehingga keaslian/kesuciannya selalu terjaga.
.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sumber:
Harun Yaya
Mukjizat Al Qur’an, Prof. Dr. Quraisy Syihab
BIBEL, QUR-AN, dan Sains Modern
Dr. Maurice Bucaille

Judul Asli: La Bible Le Coran Et La Science
Alih bahasa: Prof. Dr. H.M. Rasyidi
Penerbit Bulan Bintang, 1979
Kramat Kwitang I/8 Jakarta